MASA DEPAN MILIK ISLAM

MASA DEPAN MILIK ISLAM

assalamualaikum

Jumat, 03 Agustus 2012

Pembentukkan Karakter

Semakin hari bangsa ini semakin terpuruk dan hancur. Terpuruknya bangsa ini salah satunya dikarenakan pemimpinnya yang tidak berkarakter. Bahkan kadang kala kita berpikir bahwa pemimpin-pemimpin yang ada saat ini tidak layak dikatakan seorang pemimpin. Dibandingkan dengan para pemimpin-peminpin dunia seblumnya sangat jauh berbeda. Seorang Umar bin Khattb adalah salah satu khalifah yang bisa dijadikan contoh bagaimana karakter yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Seorang khalifah seperti Umar bin Khattab tidak segan-segan untuk mendatangi para rakyatnya satu persatu, bahkan Ia tidak ingin makan ketika rakyatnya belum makan. Begitu pentingnya karakter bagi seoran pemimpin, bagaimana seorang pemimpin mampu menjadi orang yang disegani dan dihormati oleh rakyatnya. Seorang pemimpin juga harus mampu mengayomi dan membangun kepercayaan rakyat terhadapnya.  Namun kenyataanya sangat sulit membentuk karakter diri itu. Apalagi karakter itu baru akan dibentuk ketika kita telah dewasa.

Dalam membentuk karakter diri banyak sekali kesulitan yang akan dihadapi. Karena karakter itu akan labih mudah muncul dari diri sendiri daripada diarahkan atau dibentuk oleh orang lain. Seperti firman Allah SWT, “sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah”. Begitu juga diri kita dalam pembentukan karakter, meskipun banyak sekali sarana dan cara-cara untuk mengubah karakter tetapi jika kita sendiri tidak menginginkan perubahan maka perubahan kearah yang lebih baik itu tidak akan terjadi.
Realitanya banyak juga lembaga-lembaga yang fokus pada pembentukan karakter dan sekolah formal juga sekarang lebih menekankan pada pembentukan karakter, namun karena pembentukkan karakternya dimulai ketika telah dewasa tentunya sangat sulit sekali. Oleh karena itu banyak pelajar dan mahasiswa yang bersikap dan berkarakter yang tidak baik. Begitu juga dengan beberapa pemimpin-pemimpinnya seperti ketua BEM atau ketua OSIS ada yang karakternya sangat tidak cocok dikatakan sebagai pemimpin. Karakter-karakter seperti tidak disiplin, sering ngaret, dan tidak menunjukkan sikap yang baik. Bahkan ada yang terlalu banyak bicara tapi sedikit aksi atau biasa disebut NATO (not action talk only). Seorang pemimpin seharusnya lebih banyak aksi dibandingkan berkomentar atau bahkan hanya diam saja tak peduli.
Dalam pembentukan karakter seharusnya dimulai sejak dini, sehingga nilai-nilai yang ditanamkan tidak mudah hilang dan dilupakan. Untuk membentuk sebuah karakter kita harus mampu memberikan pemahaman atau ideologi dasar kepada seseorang dan itu sangat tepat jika dilakukan sejak dini karena saat itu biasanya anak-anak belum mempunyai ideologi dasar sehingga kita lebih mudah memasukkan ideologi-ideologi yang baik pada mereka. Dengan penanaman nilai-nilai kebaikan sejak dini harapannya dapat membentuk karakter yang baik pada calon-calon pelurus bangsa ini terutama para calon pemimpin bangsa.

20:41 03 Agustus 2012 @ asrama PPSDMS tercinta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar